sinovac

VAKSIN TAHAP 1

KEGIATAN

Sinovac-Pada tanggal 24 Juli 2021 semua siswa-siswi Madrasah Aliyah Pink 03 dan santri Pondok Pesantren Pink 03 yang berjumlah 195 orang melakukan vaksinasi di Jcc Senayan, DKI Jakarta.

Apa sih tujuan diadakannya vaksinasi itu?

Salah satunya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit, dan juga tidak menjadi sumber penularan virus corona. Sudah banyak warga Indonesia yang telah di vaksin sekitar 40.228.811 per tanggal 17 September 2021. Vaksin pertama ini menggunakan sinovac, dan efek samping yang paling umum adalah sakit kepala, kelelahan, pegal, dan nyeri di titik bekas suntikan. Walaupun sekolah ini telah melakukan vaksinasi semua, tetapi kita harus tetap menerapkan 5M.

Vaksin Sinovac adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 atau COVID-19. Vaksin Sinovac yang dikenal juga dengan nama CoronaVac sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

CoronaVac merupakan vaksin yang mengandung virus SARS-CoV-2 yang sudah tidak aktif. Penyuntikan vaksin Sinovac akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus yang sudah tidak aktif ini dan memproduksi antibodi untuk melawannya sehingga tidak terjadi infeksi COVID-19.

Di dalam produk vaksin ini juga terkandung aluminium hidroksida sebagai bahan tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh terhadap vaksin.

Vaksin ini dikembangkan oleh Sinovac Biotech Ltd. Vaksin ini sudah melewati uji klinis fase ketiga yang dilakukan di Brazil, Turki, dan Indonesia. Uji klinis fase ketiga di Indonesia menunjukkan nilai efikasi vaksin, yaitu efek perlindungan terhadap COVID-19, sebesar 65,3%.

Dosis dan Jadwal Pemberian Vaksin Sinovac

Vaksin Sinovac dapat diberikan kepada orang berusia 18–59 tahun yang sedang dalam kondisi sehat. Vaksin akan diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak 14 hari. Dosis dalam sekali suntik adalah 0,5 ml.

Pemberian vaksin Sinovac untuk lansia, yaitu orang berusia 60 tahun ke atas, dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak 28 hari. Dosis vaksin dalam sekali suntik adalah 0,5 ml. Penggunaan vaksin Sinovac untuk lansia di atas 70 tahun masih dalam tahapan penelitian.

Pemberian vaksin akan ditunda jika Anda sedang demam (suhu tubuh >37,5 °C) atau memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg.

Vaksin Sinovac dapat diberikan kepada penderita diabetes melitus tipe 2 terkontrol dengan nilai HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5%.

https://www.alodokter.com/vaksin-sinovac

#StaySafe

#StayHealty

Sinovac-Pada tanggal 24 Juli 2021 semua siswa-siswi Madrasah Aliyah Pink 03 dan santri Pondok Pesantren Pink 03 yang berjumlah 195 orang melakukan vaksinasi di Jcc Senayan, DKI Jakarta.

Apa sih tujuan diadakannya vaksinasi itu?

Salah satunya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit, dan juga tidak menjadi sumber penularan virus corona. Sudah banyak warga Indonesia yang telah di vaksin sekitar 40.228.811 per tanggal 17 September 2021. Vaksin pertama ini menggunakan sinovac, dan efek samping yang paling umum adalah sakit kepala, kelelahan, pegal, dan nyeri di titik bekas suntikan. Walaupun sekolah ini telah melakukan vaksinasi semua, tetapi kita harus tetap menerapkan 5M.

Vaksin Sinovac adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 atau COVID-19. Vaksin Sinovac yang dikenal juga dengan nama CoronaVac sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

CoronaVac merupakan vaksin yang mengandung virus SARS-CoV-2 yang sudah tidak aktif. Penyuntikan vaksin Sinovac akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus yang sudah tidak aktif ini dan memproduksi antibodi untuk melawannya sehingga tidak terjadi infeksi COVID-19.

Di dalam produk vaksin ini juga terkandung aluminium hidroksida sebagai bahan tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh terhadap vaksin.

Vaksin ini dikembangkan oleh Sinovac Biotech Ltd. Vaksin ini sudah melewati uji klinis fase ketiga yang dilakukan di Brazil, Turki, dan Indonesia. Uji klinis fase ketiga di Indonesia menunjukkan nilai efikasi vaksin, yaitu efek perlindungan terhadap COVID-19, sebesar 65,3%.

Dosis dan Jadwal Pemberian Vaksin Sinovac

Vaksin Sinovac dapat diberikan kepada orang berusia 18–59 tahun yang sedang dalam kondisi sehat. Vaksin akan diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak 14 hari. Dosis dalam sekali suntik adalah 0,5 ml.

Pemberian vaksin Sinovac untuk lansia, yaitu orang berusia 60 tahun ke atas, dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak 28 hari. Dosis vaksin dalam sekali suntik adalah 0,5 ml. Penggunaan vaksin Sinovac untuk lansia di atas 70 tahun masih dalam tahapan penelitian.

Pemberian vaksin akan ditunda jika Anda sedang demam (suhu tubuh >37,5 °C) atau memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg.

Vaksin Sinovac dapat diberikan kepada penderita diabetes melitus tipe 2 terkontrol dengan nilai HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5%.

https://www.alodokter.com/vaksin-sinovac

#StaySafe

#StayHealty

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *